Adab Silaturahmi dengan Tetangga
Bersikaplah sopan dan ramah tamah dengan semua tetangga jangan pelit dalam tegur sapa.
Sapalah tetangga jika melihat tetangga anda akan pergi, tanyakan mau ke mana dan kapan ia akan kembali ke rumahnya. Bila Anda menghormati tetangga maka Anda pun akan mendapat penghormatan dari orang lain. Ingat firman Allah yang artinya.”Jika kamu berbuat balk maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat / kejelekan, maka kehancuran akan menimpa dirinya sendiri”. (QS:Al Isra ayat 7).
Jangan suka terlibat pada urusan keluarga tetangga. Anda boleh membantu jika di minta, jika tidak anda tidak perlu melakukannya.
Jangan suka mencari-cari kesalahan kelemahan tetangga ,Bergaulah dengan wajar-wajar saja. Ingatlah peringatan Allah,” Hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagaian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?”. (QS:Al Hujarat: 12)
Bergaulah dengan tetangga atas dasar hubungan pribadi karena Allah, jangan karena tetangga anda berseteru dangan: saudara atau teman anda kemudian anda juga turut terlibat atau menjauhi tetangga anda. Justru Anda harus menjadi juru damai di antara keduanya. Ingatlah firman Allah,”Sesungguhnya orang-orang mukmin bersaudara maka damaikanlah antara kedua saudaramu yang sedang bertikai”.
(QS:Al Hujarat: 10)
Tumbuhkan rasa tenggang rasa dengan tetangga anda. Jika anda makan-makanan yang lezat sementara makanannya hanya sedikit jangan dipamerkan kepada tetangga anda. Tetapi jika makanan itu mencukupi untuk dibagikan kepada tetangga maka bagillah. walaupun hanya sedikit. Rasulullah memberikan contoh, jikau anda masak masakan yang jumlahnya sedikit, sedang baunya sampai ke rumah tetangga. maka berilah tetangga anda walaupun hanya kuahnya saja.
Hargailah apa yang diberikan tetangga kepada anda. walaupun mungkin penghargaan itu tidak berharga buat anda. Jangan sekali-kali anda membuang atau menyepelekan pemberian tetangga anda, sehingga tetangga melihatnya. Rasulullah mengatakan.”Hai kaum muslimat Janganlah seorang tetangga menganggap tiada berharga pemberian kepada tetangganya, walaupun pemberiannya hanya berupa kaki kambing saja”.( HR. Bukhori).
Bila anda ingin membagikan sesuatu yang terbatas, maka berikan kepada tetangga yang terdekat. Siti Aisyah bertanya kepada Rasulullah:”Ya Rasulullah saya memiliki dua orang tetangga. Kepada yang manakah saya memberikan hadiah”. Rasul menjawab:”Kepada tetangganya yang pintunya lebih dekat dengan engkau”. (H.R. Bukhori).
Lakukanlah silturrahmi dengan tetangga anda. Bila tetangga lama tidak muncul atau tidakdatang ke rumah anda, tengoklah is barangkali is sedang sakit atau sedang mengahadapi masalah yang memerlukan bantuan anda. Jangan sekali-kali anda merasa gengsi bila ingin berkunjung ke rumah tetangga. Jangan menunggu tetangga yang bersilaturrahmi terlebih dahulu, sebaiknya andalah yang bersilaturrahmi dahulu.
Bila terjadi pertengkaran dengan tetangga, cepat-cepatlah berdamai, jangan sampai melebihi tiga hari tiga malam. Anda tidak perlu merasa gengsi untuk meminta maaf terlebih dahulu.
Karena justru orang yang pertama kali meminta maaf itulah yang mulia.
Rasulullah bersabda : “Tidak halal bagi seorang Muslim untuk mendiamkan saudaranya melebihi waktu tiga hari tiga malam. Bila bertemu keduanya saling berpaling “ dan yang terbaik di antara keduanya adalah yang pertama kali mengucapkan salam “ ( Muttafag ‘alaih)
Jangan sekali kali memberikan makanan kepada tetangga ,dimana anda tidak suka dengan makanan itu.Bila anda ingin memberikan makanan atau apa saja kepada tetangga berilah dengan yang anda sendiri masih menyukainya.
Ingat Firman Allah : “ Dan janganlah kamu memilih yang buruk buruk lalu kamu menafkahkan dari padanya,padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya “ (QS: Al Baqoroh,ayat 267)
Sumber: Dzikir dan Do’a Iman Pengaman Dunia ,oleh;K.H.Mawardi Labay El Sulthani