Tausiah Bapak Drs.H.Tamsir Ridho MA
Bulan Muharam adalah adalah salah satu dari empat bulan “haram” atau bulan yang dimuliakan Allah. Empat bulan tersebut adalah bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab.
Allah Swt berfirman : “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. At Taubah : 36)
Allah Swt mengisyaratkan berbagai kisah peristiwa bersejarah yang dialami para Nabi-Nya agar menjadi ‘ibrah’ pelajaran bagi kaum muslimin agar teguh keimanannya.
Firman Allah Swt :
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.
Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
(QS. Yusuf : 111)
Menurut riwayat ternyata di bulan muharram terjadi kejadian-kejadian bersejarah yang berkaitan dengan kisah-kisah para nabi. dan kejadian-kejadian itu antara lain terhindarnya Nabi Nabi dari Kejahatan sebagai berikut:
1.Nabi Nuh A.s
di selamatkan dari Banjir Badang dan bahtera nabi nuh berlabuh setelah peristiwa itu (QS.Hud(11):25 – 49)
Allah SWT telah mengutus Nuh.A.s berdakwa kepada kaumnya agar kamu tidak menyembah selain Allah,akan tetapi kaum Nuh sebagian yang kafir tidak mengabaikan perintah itu,walaupun telah ada peringatan dan diberikan nasihat kepadanya “Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan”.kemudian Nabi Nuh,A.s.diperintahkan oleh Allah,membuat bahtera yang besar,dan setelah selesai beberapa saat.Allah berfirman:
“Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman.”
Nuh memperingatkan sekali lagi dan ngajak kaumnya: “Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri.
Setelah Nabi Nuh A.s.selesai membuat perahu dan permukaan bumi memancarkan airnya serta air menggenang di jalan-jalan,sampai ke gunung dan menenggelamkan seluruh kaumnya termasuk anaknya yang tidak mengikutinya:
Kejadian tersebut menjadi pelajaran yang dapat di ambil hikmahnya: “Menerangkan akibat buruk dari sifat kufur dan ingkar, yakni dapat menyebabkan turunnya azab di dunia sebelum azab akhirat di berikan.
” Dan menyelamatkan kaum Nabi Nuh A.s.yang telah bertaqwa .”
2.Nabi Ibrahim .As
Diselamatkan dari Api Raja Namrudz (QS:Al Anbiya(21) :21 – 70)
Nabi Ibrahim AS. dilahirkan pada hari asysyura dan diangkat menjadi khalilullah juga diselamatkan dari api raja Namrudz. Nabi Ibrahim A.s.adalah bapak Keimanan yang pertama berani menghancurkan berhala berhala sesembahan Raja Namrudz dan Ibrahim menyakinkan kepada umatnya. berkata:
”Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.yang telah menciptakan kamu dan aku.Dan aku termasuk orang orang yang yang dapat memberikan bukti atas demikian itu” QS.Al.Anbiya(21):56.
hukuman raja Namrudz,membakar Nabi Ibrahim A.s.dapat di petik kikmahnya: ”Telah sebagai bukti keagungan mukjizat Allah yang menyelamatkannya,dan Menunjukkan jalan kebenaran.kepada seluruh umatnya”
3.Nabi Yusuf As.
Di bebaskan dari penjara
(QS:Yusuf (12):50 – 57)
Allah Swt mengeluarkan Nabi Yusuf AS. dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir. Begitu besar cobaan dan ujian Nabi Yusuf
Mulai dari dimasukkannya kedalam sumur oleh saudara saudaranya sendiri yang iri hati,dan sampai godaan nafsu oleh Siti Zulaikah semuanya telah dihadapinya dengan kesabaran, dan Yusuf yang memiliki wajah tampan sebagai calon Nabi telah dibekali oleh Allah dengan “Iman yang mantap, akhlak yang luhur dan budi pekerti yang tinggi”. Ia tidak akan terjerumus melakukan sesuatu maksiat.
Sampai pada akhirnya Allah menyelematkan dan mengeluarkan Nabi Yusuf dari penjara secara hormat, bersih dari segala tuduhan. Dan kemudian raja mengundangnya untuk menafsirkan arti mimpinya, raja sangat tertarik penjelasan Nabi Yusuf yang sangat strategis dan dapat di terima raja,
Mulai itulah raja memberikan tugas kepada Nabi Yusuf sebagai wakil di kerajaannya.
Demikianlah rahmat dan kurniaan Tuhan yang telah memberi kedudukan tinggi dan kerajaan besar kepada Nabi Yusuf setelah mengalami beberapa penderitaan dan ujian yang berat,didalam perjalanan karirnya sehingga dimuliakan Allah.
4.Nabi Musa As.
Selamat dari kejaran Fir’aun.dan
Firaun ditenggelamkan di laut merah.
(QS:Yunus(10):90 – 92)
Ketika kejaran tentara Fir’aun,telah dekat dengan tentara Nabi Musa,dan dihadapanya terbentang laut Merah,maka pasukannya menjadi galau,kemana lagi kita akan menghindar,di saat itu lah nabi Musa berkata:
Tenaglah saudaraku,yakinlah Allah akan membantu kita,
Dengan kekuasaan Allah,tongkat nabi Musa yang di pukulkan kelaut,maka laut itu menjadi daratan dan airnya terbelah menyerupai dinding air.dengan penuh keyakinan pasukan nabi Musa,melintasi lautan yang terbelah dengan berdzikir kepada Allah,sehingga mereka sampai di seberang lautan dengan selamat,lain halnya pasukan Fir’aun itu,mereka tidak menghiraukan jalan ajaib itu,yang mereka pikirkan hanya menangkap nabi Musa dan pengikutnya,sehingga mereka tetap mengejarnya.begitu pasukan nabi Musa sampai di seberang sedangkan pasukan Fir’aun masih di tengah lautan Nabi Musa memukulkan kembali tongkatnya. Sungguh luarbiasa ,sebab dalam waktu singkat daratan itu menjadi lautan kembali dan menenggelamkan Fir’aun beserta pengikutnya.
“Maka pada hari ini kami selamatkan Jasadmu (Fir’aun) agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang orang yang datang setelahmu ,tetapi mereka tidak mengindahkan tanda tanda (kekuasaan) Kami.
QS:Yunus(10):92.
5.Nabi Yunus As.
Dikeluarkan dari perut Ikan.
(QS:As Saffat (37):139 – 148)
Ketika Nabi Yunus ditelan ikan karena ia lari meninggalkan kaumnya:
“Maka sekiranya ia tidak banyak ber dzikir dan bertasbih kepada Allah,Niscaya ia akan tinggal didalam perut ikan itu sampai hari berbangkit.”
Dzikir dan taubat Nabi Yunus:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau,Maha Suci Engkau,sesungguhnya aku adalah termasuk orang orang yang Zalim”QS:21:87.
6.Nabi Daud As.
Menang perang melawan Jhalut..
(QS:Al Baqarah(2):250 – 254 )
Ketika peperangan melawan Jhalut (raja yang menindas kaum Bani Israil) dengan pasukannya lebih banyak dan lebih kuat,namun tidak dapat mengalahkan pasukan Thalud. Karena telah di bantu Allah.
“Dan Ketika mereka maju melawan Jhalut dan tentaranya ,mereka berdoa,”Ya Tuhan Kami,limpahkanlah kesabaran kepada kami ,kokohkanlah,langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang orang kafir.”
QS:Al Baqorah(2):250.
Demikianlah kisah raja Thalud,sebelum Dawud menjadi raja dan Nabi Daud ,di utus Allah untuk membenahi akhlak kaum Nabi Musa ,sebab sepeninggal nabi Musa dan Harun,para pengikutnya telah banyak melupakan ajaran.
7.Nabi Sulaiman.As.
Berhasil melunakkan Ratu Bulqis dan berhasil mengajak menyembah Allah
(QS:An Naml(27):20 – 44)
Kisah singkat Nabi Sulaiman As.adalah keturunan Nabi Daud As.Allah SWT telah mewariskan Ilmu Nabi Dawud kepada Nabi Sulaiman,sehingga ia dapat berbicara pada binatang,Angin,Jin dan Tumbuh tumbuhan.dengan ilmu yang Allah berikan itulah burung Hud hud menyampaikan informasi bahwa Ratu Bulqis yang memimpin Negeri Saba’di Yaman, adalah Ingkar kepada Allah,meraka menyembah apa yang telah menjadi sesembahan nenek moyangnya.mengetahui hal itu kemudian nabi Sulaiman mengirim surat kepada Ratu Bulqis,yang isi surat itu adalah “seruan agar Ratu Bulqis mau menyembah Allah “
Tanggapan dari surat itu,pada awalnya Ratu Bulqis akan berperang melawan Nabi Sulaiman,akan tetapi setelah mendengar berita dari utusannya yang disuruh menghadap nabi Sulaiman,maka ia berubah dan ingin diam2 melihat kerajaan nabi Sulaiman.untuk membuktikan kedamaian di negeri Sulaiman.
Pada saat kedatangan Ratu Bulqis.nabi Sulaiman telah bersiap siap menghiasi kerajaannya dengan memerintahkan Jin dan atas ijin Allah,maka Singgah Sanah Ratu Bulqis di pindahkan ke kerajaan Nabi Sulaiman, Ratu Bulqis telah menyadari kekuasaan Allah dan sejak itulah Ratu Bulqis menyatakan beriman kepada Allah dan mengakui kenabian Sulaiman.
Seperti dalam firman Allah:
QS:An.Naml(27):44:
“Ya Tuhanku ,sesungguhnya aku telah berbuat dholim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah Tuhan semerta Alam.”
QS:An.Naml(27):44:
8.Nabi Muhammad Saw.
Lepas dari kepungan pemuda Quraiys)
(QS:Al Isra’(17):79 – 81) dan
(QS:Yaasin(36):9)
Dengan semakin tersebar luasnya agama Islam ,maka kaum pemuka Quraisy merasa khawatir ,bila Islam telah kuat dan menghancurkannya .Untuk itu mereka pemuka quraisy berunding untuk membunuh Nabi, dengan mengirim orang orang pilihannya .rencana itu telah di ketahui nabi
Muhammad Saw.dan beliau diperintahkan Allah untuk pindah ke “Yatsrib” hal ini di ceriterakan kepada Abu Bakar,yang kemudian ia meminta agar diperbolehkan menemani perjalanan beliau.
Malam itu rumah nabi sudah di kepung oleh suku Quraisy.dan Rasulullah sudah berkemas untuk pergi bersama Abu Bakar, dan menyuruh Ali bin Abuthalib menggantikan tidur diranjang beliau ,agar tetap dikira Rasulullah. setelah itu atas ijin Allah,berangkatlah Rasulullah bersama Abu Bakar,menuju gua Tsuur.sementara para Quraisy tertidur dengan pulasnya.
Betapa murkanya ,orang orang Quraisy setelah mengetahui Rasulullah telah meninggalkan mereka dan melakukan pengejaran,
Ketika Nabi Muhammad dan Abu Bakar telah berada dalam gua Tsuur,beliau melihat orang2 Quraisy sedang mondar mandir di mulut gua mencarinya,akan tetapi Tidak dapat menemukan.
Setelah itu Rasulullah dan Abu Bakar, keluar dari gua dan melanjutkan perjalanan dakwa ke kota “Yatsrib”yang sampai saat ini kotanya dinamakan “Medinah”.
9. Nabi Ayuub As.
Bebas dari ujian ,setelah nabi ayyub diuji dengan penyakit, lalu disembuhkan
(QS:Al Anbiya’(21):83 – 84)
Selama bertahun tahun Nabi Ayub menderita,dan selama itu pula ia bersabar tidak pernah durhaka kepada Allah,bahkan semakin meningkat ketakwaannya.semua harta yang dikumpulkan bertahun tahun telah lenyap,anaknya mati dan ia sendiri sakit.akhirnya istrinya yang dicintai juga meninggalkan pula. Sungguh lengkap penderitaan Nabi Ayub As. Sampailah Allah mengabulkan Do’anya. sebagai mana yang ia mohon
“Ya Tuhanku ! Saya telah ditimpa kemelaratan dan Engkaulah yang lebih pengasih dari segala yang pengasih”
Allah mengabulkan do’a Nabi Ayuub:
“Maka kamipun memperkenankan seruannya itu,lalu kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan kami kembalikan keluarganya ,dan kami lipat gandakan bilangan mereka,sebagai rahmat dari sisi Kami (Allah) dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah”
QS:Al Anbiyaa(21):84.
10.Nabi Zakaria As.
Mendapat Ke turunan (anak/Yahya.
(QS:Al Anbiya’(21):89 – 90)
“Dan (ingatlah kisah) Zakaria ketika berdo’a kepada Tuhannya
“Ya Tuhanku,janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik “
Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu’Akbar, Allah memberi pengajaran kepada para hambaNya dengan kisah diselamatkannya para Nabi dari kejahatan yang penuh hikmah ini,selanjutnya kami mohon maaf bila ada kekurangan dari rangkuman yang sangat sederhana ini,
Semoga kita semua dapat mengambil ibrah yang terkandung di dalamnya….Amin.
Drs.H.M.Tamsier Ridho MA
18 Desember 2011,di Rumah Bpk. Ir.H.Wahid Nawawi