Do’a yang Makbul dan do’a yang mardud
Kutbah Jumat 16 Februari 2018
oleh Bapk. Drs.H. Eyo Yahya MA.
di Masjid Wisma Cakra – Limo Cinere
Mengapa kita berdo’a:
Do’a adalah salah satu usaha yang dilakukan oleh manusia khusunya umat Islam dalam menggapai suatu keinginan tertentu. Bagi Muslim, berdoa sudah menjadi suatu yang dianjurkan oleh Allah SWT. Dan hanya orang yang sombonglah yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT.
Do’a adalah mohon kepada Allah yang kita lakukan seumur hidup Do’a adalah sumsun dari Ibadah dan tiada henti hentinya seperti yang di perintah Allah SWT:
“Dan apa bila hamba hambaku bertanya kepadamu tentang Aku,maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila mereka memohon kepada – Ku .maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah Ku) dan hendaklah mereka ber iman kepada-Ku,agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
( Quran Surah: 2:186)
Do’a ada dua macam Do’a yang Makbul dan Do’a Mardud.
– Do’a yang Makbul, ialah do’a yang di terima oleh Allah SWT.dengan ketentuan sebagai berikut:
1.Siapa yang berdo’a harus Suci lahir dan Batin.
2.Berdo’a duduk menghadap Kiblat.
3.Berdo’a di ulang tiga kali.
4.Do’a yang dibaca dimengerti artinya.
5.Syarat Iklash dan Khusu’ bagi yang ber do’a.
6.Do’a Sangat di pengaruhi ditempat tempat yang makbul dan waktu tertentu.
Dalam realita banyak sekali orang yang berdo’a setiap hari tetapi ,Belum mendapatkan apa yang dia inginkan. Untuk itu marilah kita simak hal hal yang perlu kita ketahui agar kita dapat berdo’a sesuai ketentuan Allah SWT.
– Do’a yang Mardud, ialah do’a yang di tolak oleh Allah SWT. Karena hal hal sebagai berikut:
1.Orang yang mengenal Allah,SWT.+ Makrifat tetapi kalian tidak memenuhi Hak Hak Allah.
2.Membaca Quraan ber ulang kali , tetapi kalian tidak mengamalkannya.
3.Mengajak Cinta kepada Rasullullah tetapi ,kenapa kalian meninggalkan sunah sunah nya.
4.Bermusuhan dengan sjaitan ,tetapi kalian tidak melakukan perintah perintah Allah.
5.Berdo’a agar terhindar dari api neraka,tetapi kalian melempar kedekatan dengannya.
6.Berdo’a ingin masuk Surga tetapi kalian tidak beramal lebih baik.
7.Kematian itu pasti datang tetapi tidak kalian menyiapkannya.
8.Sibuk mengurus aib oranglain,tetapi kalian tidak memperbaiki (instropeksi) diri sendiri.
9.Nikmat yang Allah berikan tidak terhitung, tetapi kalian kurang besyukur.
10.Menengok jenazah,mensholatkan,menghantar sampai ke liang kubur,tetapi kalian tidak mengambil ibrah dari peristiwa itu.
Demikian ,sepuluh hal yang menyebabkan tertolaknya do’a Semoga kita senantiasa bisa merenungkan adakah 10 hal tersebut ada pada diri kita.dan marilah kita berdo’a agar hati kita senantiasa tergerak untuk selalu berdoa dengan cara yang makbul.
Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pengenalan Tentang Masjid Wisma Cakra