Diantara orang-orang yang di inginkan kebaikan oleh Allah

Sumber :ONE DAY ONE HADITS

Ahad, 4 Desember 2022 / 9 Jumadilawal 1444

Diantara Orang-orang yang Diinginkan Kebaikan Oleh Allah

ٍ ‏ عَنْ ‏ ‏أَنَس رضي الله ‏عنه قَالَ، ‏ ‏قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ‏ ‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ‏ ‏إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى ‏ ‏يُوَافِيَ ‏ ‏بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ‏

Dari Anas radhiAllah anhu berkata, bersabda rasulullah,

Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menahan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sampai Allah membalasnya (dengan sempurna) pada hari Kiamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :

1- Diantara tanda-tanda Allah berkehendak kebaikan kepada  hambaNya maka disegerakan hukuman atas dosanya itu didunia sehingga keluarlah dosa-dosanya sehingga tidak mempunyai dosa yang harus dibalas besuk diakhirat.

2- Sebaliknya bila Allah berkehendak akan keburukan kepada hambaNya maka tidak  dibalas dosanya didunia tapi besuk dihukum diakhirat.

3- Namun seseorang tidak diperkenankan untuk meminta kepada Allah agar dipercepat sanksinya di dunia, karena ia belum tentu mampu menghadapinya.

Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :

– Bersabarlah ketika kita mendapatkan cobaan, karena cobaan itu untuk menggugurkan dosa atau mengangkat derajat.

Cobaan pasti akan menerpa kehidupan mukmin, karena itu merupakan janji Allah. Allah berfirman,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ

“Sungguh, Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar” (QS. Al Baqarah: 155).

Bulan Muharam yang dimuliakan Allah

Tausiah Bapak Drs.H.Tamsir Ridho MA

Bulan Muharam adalah adalah salah satu dari empat bulan “haram” atau bulan yang dimuliakan Allah. Empat bulan tersebut adalah bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab.

Allah Swt berfirman : “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. At Taubah : 36)

Allah Swt mengisyaratkan berbagai kisah peristiwa bersejarah yang dialami para Nabi-Nya agar menjadi ‘ibrah’ pelajaran bagi kaum muslimin agar teguh keimanannya.
Firman Allah Swt :

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.
Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
(QS. Yusuf : 111)

Menurut riwayat ternyata di bulan muharram terjadi kejadian-kejadian bersejarah yang berkaitan dengan kisah-kisah para nabi. dan kejadian-kejadian itu antara lain terhindarnya Nabi Nabi dari Kejahatan  sebagai berikut:

1.Nabi Nuh A.s

di selamatkan dari Banjir Badang dan bahtera nabi nuh berlabuh setelah peristiwa itu  (QS.Hud(11):25 – 49)
Allah SWT  telah mengutus Nuh.A.s berdakwa kepada kaumnya agar kamu tidak menyembah selain Allah,akan tetapi kaum Nuh sebagian yang kafir tidak mengabaikan perintah itu,walaupun telah ada peringatan dan diberikan nasihat kepadanya  “Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan”.kemudian Nabi Nuh,A.s.diperintahkan oleh Allah,membuat bahtera yang besar,dan setelah selesai beberapa saat.Allah berfirman:
“Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman.”
Nuh memperingatkan sekali lagi dan ngajak kaumnya: “Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri.
Setelah Nabi Nuh A.s.selesai membuat perahu dan permukaan bumi memancarkan airnya serta air menggenang di jalan-jalan,sampai ke gunung dan menenggelamkan seluruh kaumnya termasuk anaknya yang tidak mengikutinya:
Kejadian tersebut menjadi pelajaran yang dapat di ambil hikmahnya: “Menerangkan akibat buruk dari sifat kufur dan ingkar, yakni dapat menyebabkan turunnya azab di dunia sebelum azab akhirat di berikan.
” Dan menyelamatkan kaum Nabi Nuh A.s.yang telah bertaqwa .”

2.Nabi Ibrahim .As
Diselamatkan dari Api  Raja Namrudz (QS:Al Anbiya(21) :21 – 70)
Nabi Ibrahim AS. dilahirkan pada hari asysyura dan diangkat menjadi khalilullah juga diselamatkan dari api raja Namrudz. Nabi Ibrahim A.s.adalah bapak Keimanan yang pertama berani menghancurkan berhala berhala sesembahan Raja Namrudz dan Ibrahim menyakinkan kepada umatnya. berkata:
”Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.yang telah menciptakan kamu dan aku.Dan aku termasuk orang orang yang yang dapat memberikan bukti atas demikian itu” QS.Al.Anbiya(21):56.
hukuman raja Namrudz,membakar Nabi Ibrahim A.s.dapat di petik kikmahnya: ”Telah sebagai bukti keagungan mukjizat Allah yang menyelamatkannya,dan Menunjukkan jalan kebenaran.kepada seluruh umatnya”

3.Nabi Yusuf As. 

Di bebaskan dari penjara
(QS:Yusuf (12):50 – 57)
Allah Swt mengeluarkan Nabi Yusuf AS. dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir. Begitu besar cobaan dan ujian Nabi Yusuf
Mulai dari dimasukkannya kedalam sumur oleh saudara saudaranya sendiri yang iri hati,dan sampai godaan nafsu oleh Siti Zulaikah semuanya telah dihadapinya dengan kesabaran, dan Yusuf yang memiliki wajah tampan sebagai calon Nabi telah dibekali oleh Allah dengan “Iman yang mantap, akhlak yang luhur dan budi pekerti yang tinggi”. Ia tidak akan terjerumus melakukan sesuatu maksiat.
Sampai pada akhirnya Allah menyelematkan dan mengeluarkan Nabi Yusuf dari penjara secara hormat, bersih dari segala tuduhan.  Dan kemudian raja mengundangnya untuk menafsirkan arti mimpinya, raja sangat tertarik penjelasan Nabi Yusuf yang sangat strategis dan  dapat di terima  raja,
Mulai itulah raja memberikan tugas kepada  Nabi Yusuf sebagai wakil di kerajaannya.
Demikianlah rahmat dan kurniaan Tuhan yang telah memberi kedudukan tinggi dan kerajaan besar kepada  Nabi Yusuf setelah mengalami beberapa penderitaan dan ujian yang berat,didalam perjalanan karirnya sehingga  dimuliakan Allah.

4.Nabi Musa As.

Selamat dari kejaran Fir’aun.dan
Firaun ditenggelamkan di laut merah.
(QS:Yunus(10):90 – 92)
Ketika kejaran tentara Fir’aun,telah dekat dengan tentara Nabi Musa,dan dihadapanya terbentang laut Merah,maka pasukannya menjadi galau,kemana lagi kita akan menghindar,di saat itu lah nabi Musa berkata:
Tenaglah saudaraku,yakinlah Allah akan  membantu kita,
Dengan kekuasaan Allah,tongkat nabi Musa yang di pukulkan kelaut,maka laut itu menjadi daratan dan airnya terbelah menyerupai dinding air.dengan penuh keyakinan pasukan nabi Musa,melintasi lautan yang terbelah dengan berdzikir kepada Allah,sehingga mereka sampai di seberang lautan dengan selamat,lain halnya pasukan Fir’aun itu,mereka tidak menghiraukan jalan ajaib itu,yang mereka pikirkan hanya menangkap nabi Musa dan pengikutnya,sehingga mereka tetap mengejarnya.begitu pasukan nabi Musa sampai di seberang sedangkan pasukan Fir’aun masih di tengah lautan Nabi Musa memukulkan kembali tongkatnya. Sungguh luarbiasa ,sebab dalam waktu singkat daratan itu menjadi lautan kembali dan menenggelamkan Fir’aun beserta pengikutnya.
“Maka pada hari ini kami selamatkan Jasadmu (Fir’aun) agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang orang yang datang setelahmu ,tetapi mereka tidak mengindahkan tanda tanda (kekuasaan) Kami.
QS:Yunus(10):92.

5.Nabi Yunus As.
Dikeluarkan dari perut Ikan.
(QS:As Saffat (37):139 – 148)
Ketika Nabi Yunus ditelan ikan karena ia lari meninggalkan kaumnya:
“Maka sekiranya ia tidak banyak ber dzikir dan bertasbih kepada Allah,Niscaya ia akan tinggal didalam perut ikan itu sampai hari berbangkit.”
Dzikir dan taubat Nabi Yunus:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau,Maha Suci Engkau,sesungguhnya aku adalah termasuk orang orang yang Zalim”QS:21:87.

6.Nabi Daud As.

Menang perang melawan Jhalut..
(QS:Al Baqarah(2):250 – 254 )
Ketika peperangan melawan Jhalut (raja yang menindas kaum Bani Israil) dengan pasukannya lebih banyak dan lebih kuat,namun tidak dapat mengalahkan pasukan Thalud. Karena telah di bantu Allah.
“Dan Ketika mereka maju melawan Jhalut dan tentaranya ,mereka berdoa,”Ya Tuhan Kami,limpahkanlah kesabaran kepada kami ,kokohkanlah,langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang orang kafir.”
QS:Al Baqorah(2):250.
Demikianlah kisah raja Thalud,sebelum Dawud menjadi raja dan Nabi Daud ,di utus Allah untuk membenahi akhlak kaum Nabi Musa ,sebab sepeninggal nabi Musa dan Harun,para pengikutnya telah banyak melupakan ajaran.

7.Nabi Sulaiman.As.

Berhasil melunakkan Ratu Bulqis dan berhasil mengajak menyembah Allah
(QS:An Naml(27):20 – 44)
Kisah singkat Nabi Sulaiman As.adalah keturunan Nabi Daud As.Allah SWT telah mewariskan Ilmu Nabi Dawud  kepada Nabi Sulaiman,sehingga ia dapat berbicara pada binatang,Angin,Jin dan Tumbuh tumbuhan.dengan ilmu yang  Allah berikan itulah burung Hud hud menyampaikan informasi bahwa Ratu Bulqis yang memimpin Negeri Saba’di Yaman, adalah Ingkar kepada Allah,meraka menyembah apa yang telah menjadi sesembahan nenek moyangnya.mengetahui hal itu kemudian nabi Sulaiman mengirim surat kepada Ratu Bulqis,yang isi surat itu adalah “seruan agar Ratu Bulqis mau menyembah Allah “
Tanggapan dari surat itu,pada awalnya Ratu Bulqis akan berperang melawan Nabi Sulaiman,akan tetapi setelah mendengar berita dari utusannya yang disuruh menghadap nabi Sulaiman,maka ia berubah dan ingin diam2 melihat kerajaan nabi Sulaiman.untuk membuktikan kedamaian di negeri Sulaiman.
Pada saat kedatangan Ratu Bulqis.nabi Sulaiman telah bersiap siap menghiasi kerajaannya dengan memerintahkan Jin dan atas ijin Allah,maka Singgah Sanah Ratu Bulqis di pindahkan ke kerajaan Nabi Sulaiman, Ratu Bulqis telah menyadari kekuasaan Allah dan sejak itulah Ratu Bulqis menyatakan beriman kepada  Allah dan mengakui kenabian Sulaiman.
Seperti dalam firman Allah:
QS:An.Naml(27):44:
“Ya Tuhanku ,sesungguhnya aku telah berbuat dholim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah Tuhan semerta  Alam.”
QS:An.Naml(27):44:

8.Nabi Muhammad Saw.

Lepas dari kepungan pemuda Quraiys)
(QS:Al Isra’(17):79 – 81) dan
(QS:Yaasin(36):9)
Dengan semakin tersebar luasnya agama Islam ,maka kaum pemuka Quraisy merasa khawatir ,bila Islam telah kuat dan menghancurkannya .Untuk itu mereka pemuka quraisy berunding untuk membunuh Nabi, dengan mengirim orang orang pilihannya .rencana itu telah di ketahui nabi
Muhammad Saw.dan beliau diperintahkan  Allah untuk pindah ke “Yatsrib” hal ini di ceriterakan kepada Abu Bakar,yang kemudian ia meminta agar diperbolehkan menemani perjalanan beliau.
Malam itu rumah nabi sudah di kepung oleh suku Quraisy.dan Rasulullah sudah berkemas untuk pergi bersama Abu Bakar, dan menyuruh Ali bin Abuthalib menggantikan tidur diranjang beliau ,agar tetap dikira Rasulullah. setelah itu atas ijin Allah,berangkatlah Rasulullah bersama Abu Bakar,menuju gua Tsuur.sementara  para Quraisy tertidur dengan pulasnya.
Betapa murkanya ,orang orang Quraisy setelah mengetahui Rasulullah telah meninggalkan mereka  dan melakukan pengejaran,
Ketika Nabi Muhammad dan Abu Bakar telah berada dalam gua Tsuur,beliau melihat orang2 Quraisy sedang mondar mandir di mulut gua mencarinya,akan tetapi Tidak dapat menemukan.
Setelah itu Rasulullah dan Abu Bakar, keluar dari gua dan melanjutkan perjalanan dakwa ke kota “Yatsrib”yang sampai saat ini kotanya dinamakan “Medinah”.

9. Nabi Ayuub As.

Bebas dari ujian ,setelah nabi ayyub diuji dengan penyakit, lalu disembuhkan
(QS:Al Anbiya’(21):83 – 84)
Selama bertahun tahun Nabi Ayub menderita,dan selama itu pula ia bersabar tidak pernah durhaka kepada Allah,bahkan semakin meningkat ketakwaannya.semua harta yang dikumpulkan bertahun tahun telah lenyap,anaknya mati dan ia sendiri sakit.akhirnya istrinya yang dicintai juga meninggalkan pula. Sungguh lengkap penderitaan Nabi Ayub As. Sampailah Allah mengabulkan Do’anya. sebagai mana yang ia mohon
“Ya Tuhanku ! Saya telah ditimpa kemelaratan dan Engkaulah yang lebih pengasih dari segala yang pengasih”
Allah mengabulkan do’a Nabi Ayuub:
“Maka kamipun memperkenankan seruannya itu,lalu kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan kami kembalikan keluarganya ,dan kami lipat gandakan bilangan mereka,sebagai rahmat dari sisi Kami (Allah) dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah”
QS:Al Anbiyaa(21):84.

10.Nabi Zakaria As.

Mendapat  Ke turunan (anak/Yahya.
(QS:Al Anbiya’(21):89 – 90)
“Dan (ingatlah kisah) Zakaria ketika berdo’a kepada Tuhannya 
“Ya Tuhanku,janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik “
Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu’Akbar, Allah memberi pengajaran kepada para hambaNya dengan kisah diselamatkannya para Nabi dari kejahatan yang penuh hikmah ini,selanjutnya kami mohon maaf bila ada kekurangan dari rangkuman yang sangat sederhana ini,
Semoga kita semua dapat mengambil ibrah yang terkandung di dalamnya….Amin.

Drs.H.M.Tamsier Ridho MA
18 Desember 2011,di Rumah Bpk. Ir.H.Wahid Nawawi

Sholat Gerhana Bulan, Tgl: 8 Nopember 2022

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,
Saudara-Saudara Muslim, Rahimakumullah

Informasi Kegiatan di MASJID WISMA CAKRA,
Sesuai edaran dari Ditjen Bimas Islam terlampir, pada hari Selasa tgl:8 Nopember 2022
Masjid Wisma Cakra akan mengadakan Sholat Sunah Gerhana Bulan,
Mohon kehadiran para Jema’ah dan saudara-saudara Muslim pada hari ini.

Waktu: ba’da Sholat Magrib. s/d selesai

Imam :  Ust. Muhammad Zidni Ilman,LC,MA

Khatib : Ust. Pitriyadi,M.Ag

Tata cara penyelenggaraan sholat akan di informasikan sebelum dimulainya Sholat berjamaah.


Berdasarkan  data astronomi,  pada hari Selasa ( 8/11/2022 ) hari
ini akan terjadi gerhana bulan total atau khusuful qamar yang diperkirakan akan berlangsung sejak pukul 16:15 s.d 19:34 WIB, atau pukul 17:15 s.d 20:34 WITA,  serta pukul 18:15 s.d 21:34 WIT. 

Sehubungan itu, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam mengimbau umat Islam agar melakukan shalat sunnah gerhana secara berjamaah.

Kami mengimbau kaum muslimin agar melakukan Shalat Gerhana, kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag yang juga Pelaksana Tugas Dirjen Bimas Islam, Muchtar Ali, Selasa (08/11/2022 ).

Menurutnya, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW, umat Islam sangat dianjurkan (sunah muakkadah) untuk melakukan salat gerhana, walaupun dalam posisi gerhana bulan sebagian.

Mempertimbangkan waktu terbit Bulan di masing-masing daerah, maka Shalat Gerhana dilakukan setelah shalat Maghrib sampai selesai Gerhana sesuai dengan waktu di atas, ujarnya.

Adapun tatacara Pelaksanaan shalat gerhana adalah sebagai berikut:

Imam membaca:

الصلاة جامعة رحمكم الله

1. Berniat di dalam hati. Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ (Saya berniat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT).

2. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa

3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih).

4. Ruku’

5. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”

6. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat al quran. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama

7. Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya

8. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal)

9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali

10. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya

11. Salam.

Setelah itu imam/Khotib menyampaikan khutbah sebanyak 2 khutbah (seperti khutbanhya shalat iedul fithri/ideul Adha) kepada para jemaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar serta disunahkan untuk bersedekah. Selanjutnya  Jumlah Al-Fatihah, rukuk, dan iktidal dalam 2 rakaat shalat gerhana ini berjumlah 4 kali

Mutiara Subuh

Assalamuakaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

KEJUJURAN SYAIKH ABDUL QODIR AL-JAILANI

Kejujuran adalah fondasi yang selalu Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani bangun dalam hidupnya.

Alkisah pada suatu ketika beliau hendak pergi bersama kafilah dari Mekkah menuju Baghdad untuk menuntut ilmu, ibunya memberikan uang empat puluh dinar di kantong baju yang dijahitnya. Dia meminta supaya Abdul Qodir Al-Jailani berjanji untuk selalu jujur.

Dalam perjalanan, ketika kafilah dan Abdul Qodir Al-Jailani tiba di Kota Hamdan, sekelompok perampok mencegat mereka. Para perampok menangkap dan melucuti barang bawaan kafilah. Salah seorang perampok kemudian menghampiri  Abdul Qodir Al-Jailani dan bertanya :

“Apa yang kau miliki? “

“Empat puluh dinar”. Jawab Abdul Qodir Al-Jailani polos.

Perampok itu mengira bahwa Abdul Qodir Al-Jailani memperolok- olokkannya karena tidak mungkin anak kecil membawa uang sebanyak itu, dia pun meninggalkannya.

Lalu perampok lainnya melirik Abdul Qodir Al-Jailani dan berkata : “Apa yang kau miliki? “.

“Empat puluh dinar”. Jawab Abdul Qodir Al-Jailani.

Merasa aneh atas jawaban itu, maka perampok itu membawanya ke pimpinan mereka. Sang pemimpin bertanya kepada Abdul Qodir Al-Jailani sama seperti yang ditanyakan oleh perampok pertama dan lagi-lagi beliau menjawab seperti jawaban sebelumnya.

“Apa yang membuatmu berlaku jujur”. Tanya pemimpin perampok.

Abdul Qodir Al-Jailani menjawab : Ibuku memintaku untuk selalu jujur, maka aku takut mengkhianati janjiku pada ibuku

Tiba-tiba Sang Pemimpin Perampok itu menjerit dan menangis. “Kamu takut mengkhianati janjimu kepada ibumu, sementara aku tak takut berkhianat atas janjiku kepada اَللّهُ ﷻ”.

Beberapa saat kemudian Sang Pemimpin Perampok memerintahkan kepada  anak buahnya agar mengembalikan seluruh harta rampokan dari kafilah yang menyertai Abdul Qodir Al-Jailani.

Sang pemimpin perampok berkata : “Berkat dirimu dan karena krjjjuranmu, aku bertaubat kepada اَللّهُ ﷻ”.

Maka, seluruh anak buahnya berkata : “Engkau pemimpin kami dalam merampok, maka hari ini pun engkau pemimpin kami dalam bertaubat”.

Seluruh perampok kemudian bertaubat dan meninggalkan perampokan berkat kejujuran Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani si kecil.

Wallohu alam bisawab

Sumber: kiriman Mutiara Subuh dari Bpk.H.Basir Supriadi

Maulid Nabi Muhammad SAW 1444.H.

Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W.
Masjid Wisma Cakra akan memeperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam ,yang telah di lahirkan pada tanggal 12 Bulan Rabiul Awal ,
Sebagai Umat Islam kita tentu menyambut dengan gembira dan memeriahkan hari tersebut dengan berbagai kegiatan ke-agamaan.
Masjid Wisma Cakra akan menyelenggarakan pada tgl: 1 Oktober 2022, dalam rangka menyambut Maulid Nabi Nuhammad S.A.W. dengan tema “Aktualisasi Qudwah Hasanah Nabi dalam kehidupan sehari hari”
Pengertian Qudwah Hasanah adalah salasatu sifat yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin.,secara etomologi adalah teladan yang baik.
Sesungguhnya Rasulullah S.A.W. adalah Teladan yang paling baik untuk kita contoh.
Acara dimulai Ba’da magrib sampai dengan selesai.

Terimakasih,mari kita makmurkan masjid kita dengan dengan mengikuti acara tersebut ajak seluruh keluarga dan sahabat untuk meningkatkan Cinta kita kepada Rasulallah S.A.W.

Birrul Walidain

Tausiah Bapak Ustad Drs.Tamsir Ridho MA
Berbuat baik kepada kedua orang tua. (Birrul Walidain)
Tauziah keluarga Haji Al Azhar 1994
Apa yang di maksut Birrul walidain itu?.
Birrul Walidain terdiri dari kata birru dan walidain. Birru atau al-birru berarti kebajikan dan al-walidain artinya kedua orang tua atau ibu bapak.
Birrul walidain berarti berbuat baik kepada kedua orang tua.
Dalam mensikapi realita kehidupan saat ini yang semakin maju akibat moderenisasi serta kemajuan komunikasi global yang sangat berpengaruh terhadap tata cara pergaulan dan sopan santun / penghargaan anak terhadap orang tua yang tidak kita sadari timbul hal2 yang negatip di masyarakat peran anak terhadap orang tua seperti tidak ada bedanya dengan teman teman sebayanya. hal ini perlu segera diluruskan sesuai perintah Allah SWT.
Perintah berterima kasih kepada kedua orang tua diletakkan Allah SWT setelah perintah berterima kasih kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya di dalam Al Quran :surah Luqman: 14 ,yang artinya:
“Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya, ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang semakin lemah, dan menyusukannya selama dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada Ku lah kembalimu.”
Dari perintah tersebut sudah jelas kita harus melaksanakannya sebagai kuwajiban anak terhadap
orang tuanya semasa masih hidup dengan mengacu kepada Perintah Allah SWT dan
Sabda Rasulullah SAW.
Lalu apa bentuk-bentuk birrul walidain atau dengan kata lain bagaimana cara kita mewujudkan birrul walidain ini?
Ada banyak cara agar kita sebagai anak dapat mewujudkan birrul walidain ini, antara lain:
1.Berbicaralah dengan lemah lembut (QS:Al Isra’:24)
2.Mendoakan akan kesehatannya. ibu bapak agar diberikan ampunan, rahmat, dan lain sebagainya, se
bagaimana firman Allah dalam (QS:Nuh : 28 ) yang artinya,
“Ya Rabbku, ampunilah aku, ibu bapakku, ….”
3.Memenuhi kebutuhan hidupnya apabila mereka sudah tua dan Rasulullah SAW menjelaskan kepada kita bahwa betapapun banyaknya kita mengeluarkan uang atau membantu kedua orang tua,maka itu tidak sebanding dengan jasa mereka kepada kita.
4.Meminta restunya terlebih dahulu apa bila kita akan melaksanakan hal2 yang penting.
Ingat sabda Rasulullah SAW : “Keridhaan Allah ada pada keridhaan orang tua, dan kemarahan Allah ada pada kemarahan orang tua.” (HR. Tirmidzi)
Selanjutnya apabila orang tua kita meninggal “Yaitu pada hari yang tidak berguna harta dan anak anak,kecuali orang yang datang kepada Allah dengan Hati yang Selamat (*) “
(*) Hati yang bersih dari syirik dan Ke munafikan., (QS:Asy Syu’araa : 88-89)
maka kuwadjiban kita harus menyelenggarakan pengursan jenasah sbb :
a.Memandikan , mengkafani,men Sholatkan dan menguburkan.
b.Senantiasa berdo’a untuk memohonkan ampunan atas dosa2nya.
c.Memenuhi perihal Janji nya semasa masih Hidup yang belum terpenuhi,
Contoh: melaksanakan Wasiat nya, menyelesaikan hutang piutangnya dll.
d. Menghormati terhadap teman /sahabat Orangtuanya, semasa masih hidup,dan meneruskan silaturrahmi yang dibinanya
Insya Allah dengan Tawadhu’ (rendah hati) kita dapat melaksanakan kuajiban kita untuk senantiasa berbakti kepada kedua orangtua (Birrul walidain).Amin Ya Robbal Alamin.

Ringkas oleh GS.
25 April 2010

Adab Silaturahmi dengan tetangga

Adab Silaturahmi dengan Tetangga
Bersikaplah sopan dan ramah tamah dengan semua tetangga jangan pelit dalam tegur sapa.
Sapalah tetangga jika melihat tetangga anda akan pergi, tanyakan mau ke mana dan kapan ia akan kembali ke rumahnya. Bila Anda menghormati tetangga maka Anda pun akan mendapat penghormatan dari orang lain. Ingat firman Allah yang artinya.”Jika kamu berbuat balk maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat / kejelekan, maka kehancuran akan menimpa dirinya sendiri”. (QS:Al Isra ayat 7).

Jangan suka terlibat pada urusan keluarga tetangga. Anda boleh membantu jika di minta, jika tidak anda tidak perlu melakukannya.
Jangan suka mencari-cari kesalahan kelemahan tetangga ,Bergaulah dengan wajar-wajar saja. Ingatlah peringatan ­Allah,” Hai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagaian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?”. (QS:Al Hujarat: 12)

Bergaulah dengan tetangga atas dasar hubungan pribadi karena Allah, jangan karena tetangga anda berseteru dangan: saudara atau teman anda kemudian anda juga turut terlibat atau menjauhi tetangga anda. Justru Anda harus menjadi juru damai di antara keduanya. Ingatlah firman Allah,”Sesungguhnya or­ang-orang mukmin bersaudara maka damaikanlah antara kedua saudaramu yang sedang bertikai”.
(QS:Al Hujarat: 10)
Tumbuhkan rasa tenggang rasa dengan tetangga anda. Jika anda makan-makanan yang lezat sementara makanannya hanya sedikit jangan dipamerkan kepada tetangga anda. Tetapi jika makanan itu mencukupi untuk dibagikan kepada tetangga maka bagillah. walaupun hanya sedikit. Rasulullah memberikan contoh, jikau anda masak masakan yang jumlahnya sedikit, sedang baunya sampai ke rumah tetangga. maka berilah tetangga anda walaupun hanya kuahnya saja.

Hargailah apa yang diberikan tetangga kepada anda. walaupun mungkin penghargaan itu tidak berharga buat anda. Jangan sekali-kali anda membuang atau menyepelekan pemberian tetangga anda, sehingga tetangga melihatnya. Rasulullah mengatakan.”Hai kaum muslimat Janganlah seorang tetangga menganggap tiada berharga pemberian kepada tetangganya, walaupun pemberiannya hanya berupa kaki kambing saja”.( HR. Bukhori).

Bila anda ingin membagikan sesuatu yang terbatas, maka berikan kepada tetangga yang terdekat. Siti Aisyah bertanya kepada Rasulullah:”Ya Rasulullah saya memiliki dua orang tetangga. Kepada yang manakah saya memberikan hadiah”. Rasul menjawab:”Kepada tetangganya yang pintunya lebih dekat dengan engkau”. (H.R. Bukhori).

Lakukanlah silturrahmi dengan tetangga anda. Bila tetangga lama tidak muncul atau tidakdatang ke rumah anda, tengoklah is barangkali is sedang sakit atau sedang mengahadapi masalah yang memerlukan bantuan anda. Jangan sekali-kali anda merasa gengsi bila ingin berkunjung ke rumah tetangga. Jangan menunggu tetangga yang bersilaturrahmi terlebih dahulu, sebaiknya andalah yang bersilaturrahmi dahulu.
Bila terjadi pertengkaran dengan tetangga, cepat-cepatlah berdamai, jangan sampai melebihi tiga hari tiga malam. Anda tidak perlu merasa gengsi untuk meminta maaf terlebih dahulu.
Karena justru orang yang pertama kali meminta maaf itulah yang mulia.
Rasulullah bersabda : “Tidak halal bagi seorang Muslim untuk mendiamkan saudaranya melebihi waktu tiga hari tiga malam. Bila bertemu keduanya saling berpaling “ dan yang terbaik di antara keduanya adalah yang pertama kali mengucapkan salam “ ( Muttafag ‘alaih)
Jangan sekali kali memberikan makanan kepada tetangga ,dimana anda tidak suka dengan makanan itu.Bila anda ingin memberikan makanan atau apa saja kepada tetangga berilah dengan yang anda sendiri masih menyukainya.
Ingat Firman Allah : “ Dan janganlah kamu memilih yang buruk buruk lalu kamu menafkahkan dari padanya,padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya “ (QS: Al Baqoroh,ayat 267)
Sumber: Dzikir dan Do’a Iman Pengaman Dunia ,oleh;K.H.Mawardi Labay El Sulthani